SELAMAT DATANG DI SMP NEGERI 2 BALIGE

SELAMAT DATANG DI SMP NEGERI 2 BALIGE "ANDA BERHARAP PERUBAHAN MAKA BEKERJALAH TIDAK SAMA DENGAN KEMARIN"

Jumat, 19 Februari 2016

Permasalahan Kode Bidang Studi Sertifikasi yang Berbeda





Pada saat-saat setelah masa pengambilan data oleh pihak P2TK berakhir untuk setiap triwulan seperti sekarang ini, umumnya focus perhatian operator dapodik maupun guru tertuju kepada laman Lapor Tunjangan DIKDAS (LTD). Oleh karena itu, “pintu” masuk yang disediakan dalam jumlah yang cukup banyak, lebih dari 10 mirror, ternyata semuanya sulit untuk dibuka. Penyebabnya, semua ingin menengok data-data di laman tersebut. Para guru jelas berkepentingan dengan data-datanya, karena berkaitan dengan nasib tunjangan mereka, terutama penerima tunjangan profesi. Lalu apa kepentingan operator?, walaupun operator mungkin tidak menerima tunjangan, akan tetapi mereka juga ingin melihat hasil kerja mereka yang berjuang tanpa kenal jam kerja agar bisa sinkronisasi.

Banyak sekali permasalahan terkait data-data guru penerima tunjangan profesi yang ada di LTD. Salah satunya yaitu perbedaan kode bidang studi sertifikasi, hal ini banyak dialami pada data guru yang sertifikasinya sebelum tahun 2009. Perbedaan kode bidang studi sertifikasi tersebut terjadi karena memang pada tahun 2009 dilakukan perubahan nomor kode bidang studi sertifikasi. Mengapa diubah?, ini dimaksudkan untuk menyesuaikan struktur kurikulum yang berlaku sebagaimana tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi dan spektrum program studi pada sekolah menengah kejuruan (SMK) yang mulai diimplementasikan pada tahun 2009.
Banyak sekali guru yang mempertanyakan permasalahan perbedaan kode tersebut, Apakah perbedaan itu bisa berdampak pada tidak terbitnya SKTP?, Bagaimana cara merubahnya?. Kira-kira demikianlah pertanyaannya.

Untuk membantu rekan-rekan guru yang mengalami permasalahan tersebut, dalam tulisan ini saya akan membagikan mekanisme yang harus ditempuh. Mekanisme ini saya kutip dari lampiran surat BPSDMPK-PMP Nomor  :   26269  /J/LL/2012 perihal penyesuaian nama dank ode bidang studi sertifikasi.
Konversi kode bidang studi sertifikasi guru hanya diperuntukkan bagipeserta sertifikasi guru tahun 2007 dan 2008 untuk bidang studi tertentu.Dengan adanya perubahan kode dan nama bidang studi tersebut, maka pemilik Sertifikat Pendidik tahun 2007dan 2008 akan mengalami perubahan nomor peserta dan bidang studi sertifikasi guru sebagaimana tercantum dalam Sertifikat Pendidik.
Mekanisme konversi nomor kode dan bidang studi sertifikasi guru sebagai berikut.
  1. Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota mengusulkan penyesuaian nomor kode dan nama bidang studi sertifikasi guru kepada Ketua Rayon LPTK dengan melampirkan dokumen yang diperlukan antara lain:
a.       Sertifikat Pendidik yang dilegalisasi oleh Kepala Sekolah.
b.      SK tugas mengajar sejak mendapat  Sertifikat Pendidik (Tahun 2007-2008) hingga 2012 yang        
      dilegalisasi oleh kepala sekolah dan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota.
c.      Ijasah S-1/D-IV.
  1. Rayon LPTK melakukan penelaahan usulan kemudian menyetujui atau tidak menyetujui usulan penyesuaian tersebut didasarkan atas pertimbangan akademik.   
  2. Menerbitkan Surat Keterangan penyesuaian nomor kode dan bidang studi sertifikasi guru bagi yang disetujui dan mengirimkan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota.
  3. Mengirimkan Rekap hasil penyesuaian kepada Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan up. Kepala Pusat Pengembangan Profesi Pendidik, dan Kepala LPMP.                                                                                           Tapi kenyataan tidak seperti yang diharapkan ,kiranya pengambil kebijakan tentang sertivikasi guru ini dapat mengambil langkah dimana masalahnya ini, 
 Demikian artikel ini, semoga ada gunanya. Salam.****

Rabu, 17 Februari 2016

Pengertian Pendidikan Karakter




Istilah karakter dihubungkan dan dipertukarkan dengan istilah etika, ahlak, dan atau nilai dan berkaitan dengan kekuatan moral, berkonotasi positif, bukan netral. Sedangkan Karakter menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (2008) merupakan sifat-sifat kejiwaan, akhlak atau budi pekerti yang membedakan seseorang dari yang lain. Dengan demikian karakter adalah nilai-nilai yang unik-baik yang terpateri dalam diri dan terejawantahkan dalam perilaku. Karakter secara koheren memancar dari hasil olah pikir, olah hati, olah rasa dan karsa, serta olahraga seseorang atau sekelompok orang.
Karakter juga sering diasosiasikan dengan istilah apa yang disebut dengan temperamen yang lebih memberi penekanan pada definisi psikososial yang dihubungkan dengan pendidikan dan konteks lingkungan. Sedangkan karakter dilihat dari sudut pandang behaviorial lebih menekankan pada unsur somatopsikis yang dimiliki seseorang sejak lahir. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa proses perkembangan karakter pada seseorang dipengaruhi oleh banyak faktor yang khas yang ada pada orang yang bersangkutan yang juga disebut faktor bawaan (nature) dan lingkungan (nurture) dimana orang yang bersangkutan tumbuh dan berkembang. Faktor bawaan boleh dikatakan berada di luar jangkauan masyarakat dan individu untuk mempengaruhinya. Sedangkan faktor lingkungan merupakan faktor yang berada pada jangkauan masyarakat dan ndividu. Jadi usaha pengembangan atau pendidikan karakter seseorang dapat dilakukan oleh masyarakat atau individu sebagai bagian dari lingkungan melalui rekayasa faktor lingkungan.
Faktor Pendidikan Karakter
Faktor lingkungan dalam konteks pendidikan karakter memiliki peran yang sangat peting karena perubahan perilaku peserta didik sebagai hasil dari proses pendidikan karakter sangat ditentunkan oleh faktor lingkungan ini. Dengan kata lain pembentukan dan rekayasa lingkungan yang mencakup diantaranya lingkungan fisik dan budaya sekolah, manajemen sekolah, kurikulum, pendidik, dan metode mengajar. Pembentukan karakter melalui rekasyasa faktor lingkungan dapat dilakukan melalui strategi :
  1. Keteladanan
  2. Intervensi
  3. Pembiasaan yang dilakukan secara Konsisten
  4. Penguatan.
Dengan kata lain perkembangan dan pembentukan karakter memerlukan pengembangan keteladanan yang ditularkan, intervensi melalui proses pembelajaran, pelatihan, pembiasaan terus-menerus dalam jangka panjang yang dilakukan secara konsisten dan penguatan serta harus dibarengi dengan nilai-nilai luhur

Sabtu, 06 Februari 2016

PERHATIKAN KUALITAS PENDIDIKAN KITA

Menjelang ujian Nasional orangtua mungkin disibukkan dengan berbagai urusan yang berkaitan dengan kelanjutan pendidikan. Sebagian bisa saja susah ketika menghadapi kenyataan biaya pendidikan ternyata tinggi, bisa juga ada yang terkejut karena anaknya tidak lolos akibat nilai ujian nasional tidak memenuhi standar. Hal terakhir inilah yang barangkali cukup banyak dijumpai di masyarakat. Penerimaan siswa yang semata-mata didasarkan atas nilai ujian nasional, banyak yang disesalkan sekarang. Kontroversi tentang ujian nasional itu sudah berlangsung sejak lama dan dipandang tidak fair untuk merekrut anak didik baru. Tetapi inilah yang terjadi di Indoneisa sekarang.
Mungkin saja beberapa tempat pelaksanaan dari ujian nasional tersebut berlangsung fair dan tertib. Akan tetapi di beberapa tempat lain berlangsung tidak sesuai dengan rencana. Bebrapa rumor pernah mengatakan bahwa kunci jawaban telah bocor dan tersebar di masyarakat. Rumor yang mengatakan beberapa guru sengaja membuatkan jawaban kepada siswa, bukan saja agar siswanya mampu mendapatkan nilai tinggi, tetapi demi mendongkrak reputasi lembaganya. Cara-cara seperti ini tentu saja tidak fair dan tidak adil. Kalau misalnya hal terakhir ini terjadi, sangat mungkin anak yang suka bolos, berandalan, dan tidak pintar bisa lolos dengan nilai tinggi. Penerimaan siswa baru yang di dasarkan semata-mata atas nilai ujian nasional, sangat tidak mencerminkan keadilan. Sungguh kasihan anak-anak yang berprestasi dan belajar sungguh-sungguh bertahun-tahun ditumbangkan oleh mereka yang kebetulan mendapatkan kunci jawaban pada saat ujian nasional berlangsung sekitar 3 hari.

Catatan ini sengaja kita ulangi lagi, semata-mata demi tercapainya rasa keadilan dalam pendidikan mumpung minggu ini para orangtua dipusingkan oleh kegiatan yang berkaitan dengan urusan sekolah. Kita sering berbicara soal ketertingalan dengan negara lain di segala bidang. Satu muara jawaban dari persoalan itu adalah kualitas penyelenggaraan pendidikan kita. Penyelenggaraan pendidikan secara formal di Indonesia memang terletak pada sekolah atau lembaga pendidikan tertinggi. Termasuk juga kursus-kursus yang ada. Tetapi kita tetap mengakui bahwa penyelenggaraan pendidikan itu juga lingkungan dan keluarga. Karena berbagai pekerjaan dan karier di Indonesia ditentukan dengan cara-cara formal seperti menunjukkan ijazah, sertifikat, nilai raport, dan sejenisnya, maka mau tidak mau kita mengingatkan lembaga formal ini untuk memperbaiki diri.

Paling dasar sekali pada masalah pendidikan adalah kejujuran dan kemudian kreativitas yang mengembangkan kemampuan nalar peserta didik. Hanya dengan kejujuran dan pengembangan nalar itulah kita akan mampu membentuk manusia yang unggul dan mandiri dna mmapu bersaing dengan pihak manapun dalam kehidupan ini. Mereka juga akan mampu menjadi filter di sengaja bidang demi kemajuan negara. Tetapi apabila kemudian pendidikan kita dihiasi dengan ketidakjujuran, bahkan dari jenjang pendidikan paling rendah, sungguh hasilnya akan merugikan di masa depan.

Pemerintah haruslah tau dan memahami fenomena ini. Terhadap pelaksanaan ujian nasional, pemerintih harus langsung turun tangan ke bawah, bertanya ke masyarakat, kepada orangtua siswa, juga ke siswa. Tanyakan bagaimana ketegasan psikologis siswa ketika harus mengikutio ujian nasional, bertanyalah kepada orangtua tentang efektivitas ujian tersebut, untuk selanjutnya ambillah langkah yang tegas ketika misalnya ditemukan ketidaadilan dalam pelaksanaan ini.

Kita semua ingin agar negara ini menjadi maju, mampu bersaing di era globalisasi dalam bidang pendidikan. Dengan demikian, tidak ada cara yang lebih baik kecuali memperikan perhatian terhadap masalah pendidikan kita di tanah air.
Presiden Joko Widodo pada Senin siang, 21 Desember 2015, menyerahkan penghargaan kepada kepala sekolah yang dinilai paling berintegritas.Para kepala sekolah dipilih dari 503 kepala sekolah tingkat menengah pertama, menengah atas, menengah kejuruan,dan madrasah.Mereka dinilai berdasarkan integritas kejujuran ujian nasional terbaik selama lima tahunterakhir. 
Jokowi menganggap kejujuran sebagai nilai-nilai mendasar dalam membangun bangsa.Pendidikan di dalam sekolah bukan hanya secara akademik, tapi sekaligus mental dalam menjaga integritas dan kejujuran.Jokowi menjelaskan pentingnya menjaga integritas khususnya dalam nilai ujian nasional.Presiden menyebutkan kegagalan sejumlah negara akibat tak berhasil menjaga integritas. Nilai-nilai kejujuran, kata dia, harus dikembangkan sejak dini di keluarga dan sekolah. Selama ini nilai dasar kejujuran bangsa Indonesia sudah bagus. 

Ia mengungkapkan banyaknya praktek curang dalam ujian nasional. Menurut dia, banyak kepala dinas pendidikan atau kepala sekolah yang bermain curang demi mendapatkan nilai UAN yang baik. "Saat menjadi wali kota atau gubernur, saya tahu itu terjadi.Tapi saya bilang lupakan itu. Bekerja dengan saya bukan seperti itu," tuturnya.Menteri Pendidikan Nasional dan Kebudayaan Anies Baswedan mengatakan 503 sekolah dengan integritas pelaksanaan UN tertinggi diseleksi dari lebih dari 80 ribu sekolah dan madrasah dalam lima tahun terakhir. Indeks integritas diukur dari pola pengerjaan dan kerja sama dalam mengerjakan ujian nasional. "Akhirnya terpilih 218 SMP dan madrasah, 150 SMA, dan 135 SMK, indeksnya 92-99.Lantas Bagaimana dengan kita apakah  tetap dengan pola lama ?

Jumat, 05 Februari 2016

SK 123 TAHUN 2015 DIBATALKAN DI TOBA SAMOSIR

Pelantikan dan mutasi sebanyak 108 orang pejabat struktural eselon II, III dan IV yang dilakukan mantan Wakil Bupati Tobasa Liberty Pasaribu saat menjabat sebagai pelaksana tugas (Plt) Bupati Tobasa yang dituangkan dalam Surat Keputusan Bupati Tobasa Nomor 123 Tahun 2015 tanggal 23 April lalu akhirnya dibatalkan.
Perintah pembatalan itu disampaikan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor : 820/5523/0TDA tanggal 4 Nopember 2015 perihal Mutasi Pegawai di Kabupaten Tobasa yang ditujukan kepada Gubernur Sumatera Utara.

Pengembalian jabatan tersebut ditandai dengan penyerahan SK kepada seluruh pejabat bersangkutan, disaksikan Wakapolres, Kajari Balige, perwakilan Dandim dan Sekdakab Drs Audi Murphy Sitorus SH MSi, di Aula Kantor Bupati di Balige, Kamis (4/2)
Pj Bupati mengatakan, pengembalian ke dalam jabatan semula dituangkan ke dalam SK Bupati Tobasa No 61/2016. SK ini merupakan tindaklanjut Surat KASN No B/455/KASN/5/2015/31 Mei 2015, perihal Pembatalan SK Bupati Tobasa No 123/2015. Surat Mendagri No 820/5523/ OTDA/4 November 2015, perihal Mutasi Pegawai di Kabupaten Tobasa. Surat Gubsu No 800/16332/BKD/III/2015/2 Desember 2015, perihal Mutasi Pegawai di Kabupaten Tobasa.
Surat Mendagri Nomor 830/281/SJ/28 Januari 2016, perihal Ijin Pengembalian ke dalam jabatan semula (eselon II, III, IV dan Jabatan Fungsional Umum) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tobasa dan Surat Gubsu Nomor 800/2193/BKD/III/2016, tanggal 1 Februari 2016, perihal Ijin Pengembalian ke dalam jabatan semula (eselon II, III, IV dan Jabatan Fungsional Umum) di lingkungan Pemkab Tobasa.
“Untuk itu saya berharap, pengembalian jabatan ini, membawa dampak dan manfaat besar, ke arah lebih baik ke depan serta dapat lebih meningkatkan kinerja guna pencapaian sasaran di bidang pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Kepada pejabat yang dikembalikan ke dalam Jabatan Fungsional Umum (staf), Pj Bupati berharap dapat menerima pengembalian itu dengan lapang dada. “Sebagai PNS sejati, hal ini harus dapat diterima dengan baik, dan siap bekerja, memahami tugas dan tanggung jawab yang diemban dengan sungguh-sungguh, mengabdi seoptimal mungkin dengan dilandasi kesabaran, ikhlas, tanpa pamrih, berupaya menghindari perbuatan tercela dan selalu meminta pertolongan Tuhan,” katanya.
Ke-108 pejabat yang dikembalikan ke jabatan semula (eselon II, III, IV dan Jabatan Fungsional Umum) tersebut. Di antaranya, Salomo HK Simanjuntak, kembali menjadi Asisten III Bidang Administrasi Umum Setdakab. Pargaulan Sianipar Kadishubkominfo, Berliana Sitompul Staf Ahli Bupati. Arifin Silaen, Kadis Pasar, Tito Siahaan Staf Ahli Bupati, Bangsomen Silaen Kepala BP2TPM, James Silaban Kepala Bappeda, Budiyanto Tambunan Kaban Kesbangpollinmas. Kasten Panjaitan Kepala BKD. Eston Sihotang, Kadisnaker, Joni Hutajulu Kadis Pertanian, Bresman Simangunsong Kadis PU dan Espon Simanjuntak Kepala BPBD.Termasuk Eselon III dan Eselon IV.

Sabtu, 09 Januari 2016

Jadwal Ujian Nasional UNAS SMP SMA 2016

Jadwal pelaksanaan UN SMP/MTS SMA/MA SMK/MAK tahun 2016berdasarkan pada POS UN tahun pelajaran 2015/2016 yang nantinya dikeluarkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) dan Kementrian Pendidikan Dan Kebudayaan.

Kemendikbud akan melaksanakan 3 kali penyelenggaran Ujian Nasional UN tahun 2016 seperti informasi yang resmi diperoleh dan dilansir dari laman websitekemdiknas.go.id terkait dengan jadwal update terbaru UN 2016 ini.


Ujian Nasional tahun 2016 terdiri dari 3 tahapan yaitu :

  1. UN Perbaikan tahun pelajaran 2014/2015. Jadwal tanggal pelaksaan UN perbaikan 22 Februari 2016.
  2. UN Utama tahun pelajaran 2015/2016. UN utama dilaksanakan mulai tanggal 4 April 2016.
  3. UN Perbaikan tahun pelajaran 2016/2017. Dan untuk UN perbaikan tahun 2016 akan dilaksanakan awal Juni/September.

Ujian Nasional Tahun 2016


Dalam rangka persiapan mengikuti ujian nasional tingkat SMP/MTS/SLTP sederajat 2016 dan juga SMA/MA/SMK sederajat 2016 maka para siswa juga harus belajar dengan rajin dan berdoa agar bisa lulus dalam unas di tahun 2016.

Tips kiat cara lulus UN online 2016 juga perlu diketahui dalam rangka ujian nasional online un smp sma 2016 dengan menggunakan sistem komputer CBT (Computer Based Test) dan juga sistem PBT(Paper Based Test).

Dan juga dengan mempelajari akan Kisi-Kisi Soal Ujian Nasional 2016 untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah 2016 dan juga Kisi-Kisi Ujian Nasional Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah Tahun Pelajaran 2015/2016.

Serta juga Kisi-Kisi Ujian Nasional Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah Kejuruan Tahun Pelajaran 2015/2016 yang bisa didownload dan diunduh melalui website laman portal resmi BSNP Badan Standar Nasional Pendidikan di bsnp-indonesia.org.

Silakan untuk unduh download kisi-kisi soal UN 2016 lengkap update melalui link berikut ini : 
Kisi-Kisi Soal Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2015/2016.

Dalam pelaksanaan UN 2016 Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan akan menggunakan sistem dan metode 2 kurikulum yang berbeda yaitu dengan menggunakan kurikulum 2006 KTSP Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan dan juga kurikulum 2013.

Baca lebih lanjut pada informasi pemberitaan berikut ini : 
UN 2016 Memakai Kurikulum 2013 Dan Kurikulum 2006.

Jadwal Ujian Nasional Tingkat SMP MTs 2016

Jadwal Ujian Nasional atau UN SMP / MTs tahun 2016 akan dimulai pada hari Senin tanggal 25 April 2016 sampai dengan Kamis 28 April 2016. 


Jadwal UN SMP / MTs tahun pelajaran 2015/2016 adalah dimulai hari pertama Senin 25 April 2016 akan diujikan mata pelajaran Bahasa Indonesia, pada hari selasa 26 April adalah pelajaran Matematika.

Sedangkan pada hari rabu 27 April materi soal UN adalah pelajaran bahasa Inggris. Sedangkan pada hari terakhir unas kamis 28 April materi soal ujian adalah materi pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam.

Jadwal UN SMA/MA SMK/MAK Tahun 2016

Jadwal pelaksanaan Ujian nasional tingkat SMA MA sederajat 2016 adalah pada tanggal 4-6 April 2016. Dan pelaksanaan Unas untuk tingkat SMA lebih dahulu dibandingkan Unas tingkat SMP sederajat di bulan april tahun 2016.


Sedangkan untuk jadwal pelaksanaan Ujian Nasional UN SMK / MAK tahun 2016 atau tahun pelajaran 2015/2016 sama seperti jadwal UN SMA/MA yang akan dimulai pada hari Senin tanggal 4 April 2016. 

Sesuai jadwal UN SMK/MAK tahun 2016 yang tertera pada tabel berikut ini secara berturut-turut mata pelajaran yang akan diujikan adalah Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris dan Ujian Teori Kejuruan.


Untuk UN utama di 2016 akan dilaksanakan di sekolah masing-masing dengan berbasis kertas dan komputer. Sedangkan untuk UN perbaikan 2016, mekanismenya sama dengan UN perbaikan 2015, yaitu berbasis komputer dan pendaftaran dilakukan secara online di dinas provinsi.

Selain UN secara offline atau menggunakan soal UN Tulis dan LJK, seperti tahun sebelumnya pada tahun 2016 juga akan dilaksanakan Ujian nasional (UN) berbasis computer atau online. 

UN berbasis computer akan dilaksanakan di sekolah-sekolah yang diverifikasi dan dinyatakan kesiapannya oleh dinas pendidikan kabupaten/kota masing-masing siswa siswi murid berada.


Cara Anies Baswedan Memuliakan Mensejahterakan Guru

Program kemendikbud mensejahterakan dan memuliakan guru dan memberikan insensif tunjangan guru di seluruh Indonesia tengah dirintis oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan. Hal ini bertepatan dengan peringatan hari guru pahlawan tanpa tanda jasa tersebut.

Seperti informasi yang dilansir dari media JPNN.COM bahwasannya Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan telah menyiapkan sejumlah skenario untuk memberikan sejumlah tunjangan insentif pada para guru. 

Skenario itu akan dimasukkan dalam program memuliakan guru yang tengah disusunnya.

Termasuk dengan 
TPG Tunjangan Profesi Guru Tahun 2016 Tidak Dihapus Diganti Tunjangan Kinerja.



Program Memuliakan Guru


Dalam program memuliakan guru ini, Anies Baswedan menggandeng sejumlah kementerian, instansi terkait dan sejumlah perusahaan. Salah satunya diantaranya adalah PT Tranjakarta. Para guru yang menggunakan jasa transportasi dalam kota Jakarta itu, akan diberikan sejumlah potongan harga.

Tak hanya Transjakarta, para guru juga akan mendapat kemudahan untuk menggunakan jasa angkutan udara. Anies juga menggandeng PT Garuda Indonesia untuk memberikan layanan dalamprogram muliakan guru ini.

Garuda Indonesia memberikan discount sebesar 25 persen bagi para guru yang memanfaatkan jasa mereka.

"Bukan hanya itu, ada sejumlah perusahaan dan retail-retail besar yang telah setuju untuk ikut serta. Namun, saya tidak memiliki kewenangan untuk mengumumkannya. Yang pasti, mari kita semua memuliakan guru," ungkapnya di Jakarta seperti dikutip dari jpnn.com kemarin (24/11).

Selain mendapat potongan-potongan harga tersebut, mantan rektor universitas Paramadina itu juga meminta agar para guru mendapat keistimewaan sendiri atau di VIP-kan. Misalnya, saat berada di bandara, para guru dapat didahulukan dalam slot antrian terlebih dahulu saat mengantri.


Masalah Guru Honorer


Permasalahan banyaknya guru honorer k2 yang belum diangkat menjadi CPNS atau nasib guru honorer k2 yang gagal ujian seleksi cpns jalur khusus honorer tahun 2013 yang lalu juga menjadi isu dalam permasalahan.

Yang juga menjadi persoalan dan akan dicoba dicarikan solusinya oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan dalam hal ini pula.


Anies Baswedan juga berjanji akan memperbaiki sejumlah persoalan mendasar dari profesi guru. Salah satunya adalah masalah guru honorer yang hingga kini masih mendapat gaji yang sangat rendah.

Anies pun berniat untuk menemui Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) dan pemerintah daerah untuk membahas kelanjutan status honorer yang disandang oleh para guru.

"Nanti saya akan bertemu dengan MenPAN dan Pemda. Karena ini kan diluar yuridiksi Kemendikbud. Tapi ini menjadi tanggungan moral, ketika masih banyak guru yang jauh dari sejahtera," tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) Sulistiyo turut menyampaikan rasa terima kasihnya mewakili guru seluruh Indonesia atas rencana Anies. Namun menurutnya, masalah guru tak hanya berkisah mengenai status honorer saja.

"Ada masalah lain yang mendesak untuk diperbaiki. Salah satunya adalah masalah kekurangan dan distribusi guru. Terlebih untuk guru SD, kita kekurangan sekitar 300 ribu guru SD," ungkapnya.

Tak hanya masalah kuantitas, masalah kualitas guru juga menurutnya sangat perlu untuk segera diperbaiki. Terlebih, saat ini banyak guru di daerah yang kesulitan untuk meningkatkan mutu mereka. 

Karena, banyak dari mereka yang ditempatkan tidak sesuai dengan bidangnya.

"Karena kekurangan guru SD, banyak akhirnya guru SMA yang ditempatkan di SD. Yang akhirnya membuat mereka tertekan karena tidak sesuai. Ini kan sangat kontraproduktif dengan peningkatan mutu," ujarnya.

Menanggapi hal ini, Anies mengatakan bahwa pihaknya akan segera membentuk direktorat jenderal yang akan secara khusus menangani masalah guru. Dengan begitu, diharapkan masalah guru akan tertangani dengan baik.


Masa Depan Indonesia Di Pundak Guru


Seperti informasi yang dilansir dan dikutip dari edukasi.kompas.com bhawasannya Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar dan Menengah Anies Baswedan menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh guru di Tanah Air yang telah mengemban tugas mulianya mengabdi dengan sepenuh hati. 

Anies mengucapkan terima kasih atas pengabdian para guru di seluruh Indonesia.

Para guru mewakili seluruh lapisan masyarakat Indonesia yang akan menyiapkan masa depan Indonesia. Guru mewakili seluruh bangsa hadir di kelas, di lapangan, yang bahkan sebagian harus mengabdi dengan fasilitas ala kadarnya demi mencerahkan dan membuat masa depan lebih baik untuk anak-anak bangsa. 



Anies menyadari, masih banyak tanggung-jawab pemerintah pada guru yang belum ditunaikan dengan tuntas. Dia mengakui bahwa bangsa ini belum menempatkan guru sebagaimana seharusnya. 

"Guru memiliki peran amat mulia dan amat strategis. Saya percaya bahwa cara kita memperlakukan guru hari ini adalah cermin cara kita memperlakukan persiapan masa depan bangsa ini. Kita harus mengubah diri, kita harus meninggikan dan memuliakan guru," katanya.


Anies mengataka, suatu saat kelak, ibu dan bapak guru dapat melakukan refleksi atas apa yang sudah dijalani sambil bersyukur bahwa di saat Indonesia sedang mengubah wajahnya menjadi lebih baik, lebih bersih, lebih jujur, lebih cerdas, lebih kreatif, dan lebih cerah, ibu dan bapak guru memegang peran penting. 

Kelak ibu dan bapak dapat berkata, "Saya disana, saya terlibat. Sekecil apapun saya ikut mendidik generasi lebih baik. Saya ikut melahirkan generasi baru dan ikut berkontribusi membuat wajah Indonesia yang lebih cemerlang, dan membanggakan".

Selamat Hari Guru 25 November dan Selamat meneruskan pengabdian mulia, selamat menginspirasi pungkas Anies.

Jumat, 04 Desember 2015

SERTIFIKASI GURU TINGGAL KENANGAN

Muncul beberapa persoalan terkait dengan sertifikasi guru yang tidak sesuai dengan bidang studi yang diajarkan, ketika melakukan validasi di data dapodik yang diluncurkan oleh badan pengembangan suber daya manusian. Beberapa guru tidak tervalidasi datanya di sistem dapodik. Sistem dapodik melakukan validasi berdasarkan kode sertifikasi berdasarkan jenjang mengajar dan bidang studi yang diajarkan atau bidang studi sertifikasi. Seperti contoh kode mata pelajaran fisika SMA kode 184 . Sementara mata pelajaran fisika digabung menjadi IPA terpadu kode 097.
Hal ini sudah banyak terjadi dikalangan guru-guru. Seperti guru yang di Sekolah Luar Biasa (SLB) yang disertifikasi sebagai guru kelas, mengajar di SMP dengan sertifikasi sejarah, ekonomi, geografi, fisika dan biologi, bahkan guru di sekolah teknik yang sekarang hanya ada bidang studi keterampilan yang disertifikasi sebagai keterampilan teknik.
Tunjangan sertifikasi guru yang tidak dapat di bayarkan sebagai contoh kasus ketika seorang guru sejarah yang disertifikasi di jenjang pendidikan SMA, dan setelah beberapa lama karena jenjang karier, guru yang bersangkutan diangkat menjadi kepala sekolah di SMP. Sebagai kepala sekolah untuk dapat dibayarkan tunjangan sertifikasinya maka dia harus mengajar untuk mencukupi jamnya menjadi 24 jam per minggu. Namun di jenjang SMP, mata pelajaran sejarah tidak diajarkan atau tidak ada, sehingga kepala sekolah atau guru tersebut mengajar IPS Terpadu dengan mangambil materi sejarah untuk diajarkan. Dalam pelaksanaannya hal ini tidak salah, namun di data sistem dapodik, hal ini tidak dapat diterima atau tidak valid, karena sistemnya menganggap guru yang desertifikasi bidang studi sejarah tidak dapat mengajar IPS Terpadu. Bahkan ada yang mengatakan sistem dapodik SMP berada dalam jenjang pendidikan dasar, sedangkan SMA berada dalam jenjang pendidikan menengah.
Pertanyaan yang muncul, bagaimana penyelesaiannya jika terjadi hal sebaliknya? seperti
1.     Disertifikasi di SMP dengan bidang studi Sejarah, Geografi, Ekonomi dan mengajar IPS Terpadu atau Disertifikasi di SMP dengan bidang studi Biologi, Fisika dan mengajar IPA Terpadu
2.     Disertifikasi di SMP dengan bidang studi Sejarah, Geografi, Ekonomi, Biologi dan Fisika, dan sekarang dipindahkan ke SMA
3.     Disertifkasi Guru Kelas, mengajar di Sekolah Luar biasa dan
4.     Bagaimana pula nasib guru yang di sertifikasi tidak sesuai dengan Ijazah S1? seperti guru PKn dengan S1 Jurusan Agama
5.     Apakah ini terus kita biarkan untuk menyakiti hati bapak /ibu guru yang sebelumnya telah menerima tunjangan sertifikasi guru?
6.     Kenapa Begitu diskriminatifnya pemerintah dalam hal ini hanya untuk mata pelajaran  IPA dan IPS saja hal ini berlaku? ,
7.     Apakah harus kita paksakan untuk mengajar mata pelajaran Fisika  bagi guru yang tamatan LPTK jurusan Pendidikan Biologi, begitu juga sebaliknya.Jurusan geografi kita paksakan mengajar Akuntansi atau sebaliknya? sekiranya sudah ada LPTK meluluskan mata pelajaran IPS terpadu,IPA terpadu tidak jadi masalah.sekedar masukan terimakasih.