SELAMAT DATANG DI SMP NEGERI 2 BALIGE

SELAMAT DATANG DI SMP NEGERI 2 BALIGE "ANDA BERHARAP PERUBAHAN MAKA BEKERJALAH TIDAK SAMA DENGAN KEMARIN"

Senin, 13 Juni 2011

KOMITE SEKOLAH PERLU PERTANGGUNGJAWABAN

Komite sekolah di seluruh lembaga pendidikan mulai tingkat dasar hingga menengah atas akan dievaluasi Pemerintahan Kabupaten Toba Samosir. Evaluasi ini, dilakukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Pemerintahan Kabupaten Toba Samosir. Demikian menurut beberapa sumber baru-baru ini.
“Bukan saja kualitas pendidikan dan tenaga pendidik yang akan dievaluasi, namun juga komite sekolah pun ikut dievaluasi kinerjanya, kata dia.
Padahal menurutsumber tadi, komite sekolah harus memberikan laporan pertanggung jawaban,termasuk dalam masalah keuangan. Pertanggung jawaban ini menurutnya, bisa menjadi suatu contoh budaya transparansi dan akuntabel, seperti yang kerap digaungkan Pemerintahan Kabupaten Toba Samosir.
Bahkan sumber tadi menegaskan, Pemerintahan Kabupaten Toba Samosir akan menindaki komite sekolah yang tidak memberikan laporan pertanggung jawaban

Rabu, 01 Juni 2011

HAL-HAL YANG HARUS DIKETAHUI OLEH PEMIMPIN

 Satu-satunya keuntungan memiliki Kekuasaan adalah bahwa Anda dapat melakukan lebih banyak Kebaikan.  Sikap kita merupakan Mata Jiwa Kita. Sikap kita menentukan Perbuatan Kita. Perbuatan Kita menentukan Prestasi Kita.
Itulah pesan yang diberikan oleh penulis buku terlaris versi New York Times John C. Maxwell. Dalam buku ini, ia menawarkan intisari dari pekerjaannya untuk memotivasi dan memperkuat kemampuan kepemimpinan yang telah anda miliki. Pelajarilah cara untuk :

1. Mengikuti impian anda dan mengajak orang lain bersama anda,
2. Menghasilkan warisan yang bertahan lama.
3. Menumbuhkan kesetiaan pengikut Anda.
4. Menentukan identitas kepemimpinan Anda.
5. Menggunakan disiplin pribadi untuk mengembangkan karakter dan hasil anda.

Salah satu kunci menuju kepemimpinan yang berhasil adalah menerapkan konsep yang telah membuat pemimpin lainnya kuat.

Selasa, 31 Mei 2011

MOTIVASI UNTUK PENGEMBANGAN DIRI

Motivasi adalah proses yang menjelaskan intensitas, arah, dan ketekunan seorang individu untuk mencapai tujuannya. Tiga elemen utama dalam definisi ini adalah intensitas, arah, dan ketekunan
Dalam hubungan antara motivasi dan intensitas, intensitas terkait dengan dengan seberapa giat seseorang berusaha, tetapi intensitas tinggi tidak menghasilkan prestasi kerja yang memuaskan kecuali upaya tersebut dikaitkan dengan arah yang menguntungkan organisasi. Sebaliknya elemen yang terakhir, ketekunan, merupakan ukuran mengenai berapa lama seseorang dapat mempertahankan usahanya.

Sejarah Teori Motivasi

Tahun 1950an merupakan periode perkembangan konsep-konsep motivasi. Teori-teori yang berkembang pada masa ini adalah hierarki teori kebutuhan, teori X dan Y, dan teori dua faktor. Teori-teori kuno dikenal karena merupakan dasar berkembangnya teori yang ada hingga saat ini yang digunakan oleh manajer pelaksana di organisasi-organisasi di dunia dalam menjelaskan motivasi karyawan.

Teori hierarki kebutuhan

Teori motivasi yang paling terkenal adalah hierarki teori kebutuhan milik Abraham Maslow. Ia membuat hipotesis bahwa dalam setiap diri manusia terdapat hierarki dari lima kebutuhan, yaitu fisiologis (rasa lapar, haus, seksual, dan kebutuhan fisik lainnya), rasa aman (rasa ingin dilindungi dari bahaya fisik dan emosional), sosial (rasa kasih sayang, kepemilikan, penerimaan, dan persahabatan), penghargaan (faktor penghargaan internal dan eksternal), dan aktualisasi diri (pertumbuhan, pencapaian potensi seseorang, dan pemenuhan diri sendiri).

Senin, 30 Mei 2011

Sesuatu Yang Lebih

Jika Anda menginginkan sesuatu yang belum pernah anda miliki, Anda harus bersedia melakukan sesuatu yang belum pernah Anda lakukan.
If you want something you’ve never had, you must be willing to do something you’ve never done.
Masa sulit, masa buruk, masa murung, masa menderita – semuanya dijadikan untuk membentuk diri Anda
Itu sebabnya, mereka yang menghindari kesulitan atau yang menunda penyelesaian masalah, sebetulnya sedang menunda pencapaian keberhasilan mereka sendiri.
Masalah-masalah kita adalah buatan manusia, maka dari itu, dapat diatasi oleh manusia. Tidak ada masalah dalam takdir manusia yang tidak terjangkau oleh manusia.
Anda adalah produk dari lingkungan Anda. Maka, pilihlah lingkungan yang terbaik bagi pengembangan Anda menuju tujuan-tujuan Anda. Analisalah kehidupan Anda melalui lingkungan Anda. Apakah hal-hal di sekitar Anda membantu Anda menuju sukses atau malah menahan Anda?

Minggu, 29 Mei 2011

SYARAT KEPALA SEKOLAH PERMEN DIKNAS NO 13 TAHUN 2007

PERMENDIKNAS Nomor 13 Tahun 2007 Standar Kepala Sekolah / Madrasah
Dengan tidak mengabaikan permendiknas No 13 Tahun 2007 Standar Kepala Sekolah maka yang paling utama adalah : HARUS KONEK DENGAN JAJARAN PENGUASA DAN TIM SUKSES
Dengan dikeluarkannya Undang Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang kemudian dilanjutkan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, maka pemerintah memandang perlu untuk menetapkan standar standar lainnya guna mendukung pelaksanaan reformasi dibidang pendidikan yang berlandaskan amanat para pendiri bangsa.

Salah satu standar yang di keluarkan oleh pemerintah adalah standar tentang Kepala Sekolah / Madrasah yang tertuang didalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 13 Tahun 2007. Dalam aturan ini pemerintah memandang perlu adanya standar penentuan kualifikasi seseorang untuk dapat diangkat sebagai kepala sekolah atau madrasah, antara lain kualifikasi umumnya adalah :
- Memiliki kualifikasi akademik sarjana (S1) atau diploma IV kependidikan atau non kependidikan pada perguruan tinggi yang terakreditasi.
- Pada waktu diangkat sebagai kepala sekolah usia setinggi-tinggi nya adalah 56 tahun.
- Memiliki pengalaman mengajar sekurang-kurangnya 5 tahun menurut jenjang sekolah masing masing, kecuali TK/RA memiliki peng alaman mengajar sekurang kurangnya 3 tahun.
- Memiliki pangkat serendah rendah nya III/c bagi PNS dan bagi non PNS disetarakan dengan kepangkatan yang dikeluarkan oleh yaya san atau lembaga yang berwenang.

Sedangkan kualifikasi khusus ditentukan menurut jenjang lembaga pendidikannya, yang meliputi :
- Berstatus sebagai guru
- Mempunyai sertifikat sebagai guru
- Memiliki sertifikat kepala sekolah.

Selain kualifikasi umum dan khusus tersebut, untuk menduduki jabatan sebagai kepala sekolah / madrasah dituntut harus memiliki kompetensi sebagai berikut :
KEPRIBADIAN, artinya :
- Berakhlak mulia, mengembangkan budaya dan tradisi akhlak mu lia dan menjadi teladan akhlak mulia bagi komunitas disekolah.
- Memiliki integritas kepribadian sebagai pemimpin.
- Memiliki keinginan yang kuat di dalam pengembangan diri sebagai kepala sekolah/madrasah.
- Bersifat terbuka dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya.
- Mengendalikan diri dalam menghadapi masalah dalam pekerjaan sebagai kepala sekolah.
- Memiliki bakat dan minat jabatan sebagai pemimpin pendidikan.

MANAGERIAL, artinya :
- Menyusun perencanaan sekolah untuk berbagai tingkatan perencanaan.
- Mengembangkan sekolah sesuai dengan kebutuhan.
- Memimpin sekolah dalam rangka pendayagunaan sumber daya sekolah secara optimal.
- Mengelola perubahan dan penge-mbangan sekolah menuju organi sasi pembelajaran yang efektif.
- Menciptakan budaya dan iklim se kolah yang kondusif dan inovatif bagi pembelajaran peserta didik.
- Mengelola guru dan staf dalam rangka pemberdayaan sumber da ya manusia secara optimal.
- Mengelola sarana dan prasarana sekolah dalam rangka pendaya gunaan secara optimal.
- Mengelola hubungan antara seko lah dan masyarakat dalam rangka mencari dukungan ide, sumber belajar dan pembeayaan.
- Mengelola peserta didik dalam rangka penerimaan peserta didik baru dan penempatan pengemba ngan kapasitas peserta didik.
- Mengelola pengembangan kuriku lum dan kegiatan pembelajaran sesuai dengan arah dan tujuan pendidikan nasional.
- Mengelola keuangan sekolah se suai dengan prinsip pengelolaan yang akuntable, transparan dan e fisien.
- Mengelola ketatausahaan seko-lah dalam mendukung pencapai-an tujuan sekolah.
- Mengelola unit layanan khusus
dalam mendukung kegiatan pembelajaran dan kegiatan peser ta didik disekolah.
- Mengelola sistim informasi seko-lah dalam rangka penyusunan pro gram dan pengambilan keputus-an.
- Memanfaatkan kemajuan teknolo gi informasi bagi peningkatan pembelajaran dan manajemen sekolah.
- Melakukan monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan pro gram kegiatan sekolah dengan prosedur yang tepat, serta meren canakan tindak lanjutnya.

KEWIRAUSAHAAN, artinya:
- Menciptakan inovasi yang bergu na bagi sekolah.
- Bekerja keras untuk mencapai ke berhasilan sekolah sebagai orga nisasi pembelajaran yang efektif.
- Memiliki motivasi yang kuat untuk sukses dalam melaksanakan tu gas pokok dan fungsinya sebagai pemimpin sekolah/madrasah.
- Pantang menyerah dan selalu mencari solusi yang terbaik da-lam menghadapi kendala yang dihadapi sekolah/madrasah.
- Memiliki naluri kewirausahaan dalam mengelola kegiatan pro-duksi/jasa sekolah sebagai sum-ber belajar peserta didik.

SUPERVISI, artinya :
- Merencanakan program supervisi akademik dalam rangka pening katan profesionalisme guru.
- Melaksanakan supervisi akade-mik terhadap guru dengan meng gunakan pendekatan dan super visi yang tepat.
- Menindaklanjuti hasil supervisi akademik terhadap guru dalam rangka peningkatan profesional isme guru.

SOSIAL, artinya :
- Bekerja sama dengan pihak lain untuk kepentingan sekolah.
- Berpartisipasi dalam kegiatan so sial kemasyarakatan.
- Memiliki kepekaan sosial terha-dap orang atau kelompok lain.
Demikian hal hal penting yang perlu diketahui oleh semua pihak tentang kualifikasi kepala sekolah berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional dalam usaha memajukan pendidikan. Masyarakat diharapkan dapat mengam bil hikmahnya dalam rangka menjalankan mendukung semua program pendidikan secara nasional.

Selasa, 22 Maret 2011

(AD/ART)

ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA (AD-ART)
PUNGUAN TOGA ARITONANG BORU-BERE (PATOGARBE)
SE- KECAMATAN BALIGE-LAGUBOTI TOBA SAMOSIR
PATUJOLO
Dibagasan sada niroha dohot hapapatar ni Pomparanna naung torop di desa naualu,jala dibagasan sada parsaoran natong-tong hot dihadirion “Sisada anak boru dohot bere” suang songonima nang di ajaran “Dalihan Natolu :Manat Mardongan Tubu Somba marhula-hula,Elek Marboru” jongjongma sada punguan naginoaran “Punguan Toga Aritonang Boru Bere (PATOGARBE) Se-Kecamatan Balige-Laguboti Toba Samosir”
Punguan on dipajongjong dang nalaho patuduhon balga nisada punguan marhite-hite torop ni anggota manang balgani materi,alai laho pasadahon roha dohot tujuan ni parsaoran disude ulaon lasniroha nang habotni roha.
Marhite songon sada aturan najongjong disada punguan di patupama Anggaran Dasar dohot Anggaran Rumah Tangga on sada ojahan nahot di Punguan on laho padalanhon dohot patimbulhon roha songon umpasa namandok:
• Balintang ma Pagabe tumundalhon sitadoan,
Sai saut mahita gabe molo masipaolo-oloan
• Horboni parsambilan marjampal jonok tu onan,
Sai roma parsaulian molo tong hita marsipaolo-oloan
• Eme sitambatua parlinggoman ni si borok,
Amanta na Martua Debata silehon tua dohot ma masu-masu,horas mahita saluhut diparorot.



PUNGUAN TOGA ARITONANG BORU-BERE (PATOGARBE)
SE- KECAMATAN BALIGE-LAGUBOTI TOBA SAMOSIR

PENGURUS PERIODE 2011/ 2013
PENASEHAT :
1. R. Aritonang (O.Dompak)
2. O.Marco Aritonang
PENGURUS HARIAN :
1. Ketua : H.Simaremare (a.Triven )
2. Sektretaris : R.Hutauruk (a.)
3. Bendahara :
KOMISARIS SEKTOR :
1. Hinalang-Soposurung : A.Samosir (a.Rizal)
2. Balige : A.Martin Marpaung
3. Sibulele : A.Saor Aritonang
4. Laguboti –Tambunan : O.Kristof Aritonang


ANGGARAN DASAR /AD
PASAL I
GOAR DOHOT INGANAN
1.Ia goar ni Punguan on ima : PUNGUAN TOGA ARITONANG,BORU BERE (PATOGARBE)
2.Inganan dohot wilayah nahinangkam ni punguan on ima: KECAMATAN BALIGE DOHOT KECAMATAN LAGUBOTI TOBA SAMOSIR.
PASAL II
AZAS DOHOT OJAHANNA
Punguan toga Aritonang Boru Ber Marojahan tu :
1.Pancasila dohot Undang-Undang Dasar 1945 songon ojahan ni Negaranta na panalnal hadirion na gok jala marimpas dibagasan hasadaaon.
2.Tona ni Ompunta sijolo-jolo tubu “manat mardongan tubu,Somba marhula-hula,Elekmarboru,asa hot diruhut-ruhut namarsihaholongan,”Sisada Anak sisada Boru dohot bere”
PASAL III
RUMANG NI PUNGUAN
Punguan on sada hasadaa doon na papatarhon parsaoran na manggulmithon ruhut-ruhut ni namarsihaholongan,marsiurupan,sisada las niroha dohot arsak niroha jala sada siulaon nahombar turuhut manang aturan naung tinontuhon ni Adat Batak.
PASAL IV
TUJUAN NI PUNGUAN
Tujuan nang sangkap ni Punguan on ima pasadahon sude Pomparan ni Raja Aritonang,Boru Bere namaringan di Kecamatan Balige dohot Kecamatan Laguboti Kabupaten Toba Samosir,Tarlumobi tahe di sude luat asa tongtong hot hadirion ni sude Anak,Boru,Bere di bagasan na marsihaholongan,marsiurupan jala boi taripar muse tu anga pompaanna ddi sogot ni ari.
PASAL V
ULAON / HAGIOTON
Sude rumang ni ulaon Adat Batak na naung diaturhon dianggaran Dasar dohot Anggaran Rumah Tangga Marhite-hite Musyawarah ni Pengurus Harian dohot Komisaris Lingkungan laho manaringoti partonding dohot parlangkaon nang sipatupaon na hombar tusi alai holan tu ulaon ADAT NA GOK.
PASAL VI
KEPENGURUSAN
1.Songon Uluan ni punguan di sasude angka namasa ditontuhon do jala pinillit sian angka anggota songon parhobas di punguan I ima :
•Ketua
•Sekretaris
•Bendahara
•Komisaris Sektor
2.Godang ni pengurus boi do ditambai saguru tu haporluanna
3.Leleng ni Kepengurusan ima 2 (dua) taon jala ima nagabe Periode Kepengurusan ni Punguan
4.Pemilihan pengurus tiap periode ditontuhon sian Rapat Anggota,jala pengurus sian Periode na parjolo boi do tong pilliton.Pemilihan Pengurus on dang ingkon tiap 2 (dua) taon boi do muse gantion saguru tu keadan manang situasi ni Punguan.
PASAL VII
KEANGGOTAAN
Na boi dohonon gabe anggota ni Punguan om ima :
“ Anak,Boru,Bere ni Aritonang na maringanan di wilayah Kecamatan Balige –Laguboti Kabupaten Toba samosir jala na olo unduk tu Anggaran Dasar dohot Anggaran Rumah Tangga (AD-ART) ni Punguan”
PASAL VIII
ANGGOTA NA TAMBA,NAHARUA DOHOT NAHINARUARHON
1.NA TAMBA
•Anak,Boru,Bere ni Aritonang na mendaftar tu Punguan
•Anak,Boru,Bere ni Aritonang na naung haruar hian alai melalui Komisaris naeng masuk muse tu Punguan jala etongon maibana gabe Anggota Baru mambayar Kewajiban Songon anggota Baru.
2.NAHARUAR
•Ala Pangidoan ni Anggota
•Ala panda Inganan tu luar ni Kecamatan Balige-Laguboti
•Ala na Monding

3.NAHINARURHON
•Anggota na so Tunduk be tu punguan,ima na mamboantujuan pribadi tu punguan na mambahen hasesega ni Punguan
•Lobi sian 6 ( onom ) hali dang mandohoti Parpunguan (Partangiangan)jala dang mambayar kewajibanna
•Mangulahon ulaon nahurang denggan na gabe manegai goar ni Punguan.
PASAL XII
ULANG TAON NI PUNGUAN
Sipatupaon do ulang taon ni Punguan on ganup taon,saboi-boina ima tanggal 16 September,alai tong do boi ubaon saguru tu keadaan manang situasi na memungkinkan.
PASAL XIII
PEMBUBARAN NI PUNGUAN
1.Pembubaran ni Punguan ditontuhom ma I sian Rapot Anggota Luar Biasa jala tong-tong do sesuai tu aturan naung ni tontuhon songon pasal X ayat 5 + 6
2.Molo bubar do Punguan on, sude arta na adong dope tinggal dipasahat ma tu sude anggota jala dibagi rata.


ANGGARAN RUMAH TANGGA / ART
PASAL I
PATUJOLO

1.Pahantushon sude angka aturan-aturan naung ditontuhon di Angaran Dasar ni Punguan on, dibahen ma Anggaran Rumah Tangga ni Punguan Toga Aritonang, Boru dohot Bere (PATOGARBE)
2.Tujuan ni Punguan on ima mangkasadahon roha ni Anggota laho marsiurupan di sude angka ulaon Lasniroha, Arsak ni Roha nang ulaon na dibagasan linggoman ni Adat Batak.
PASAL II
HAK DOHOT KEWAJIBAN NI PUNGUAN
1.Sude Anggota ingkon mangalehon roha dohot gogo tu punguan on di sude angka na masa manang ulaon las ni roha nang arsak ni roha pe.
2.Sude Anggota ingkon mandohoti ganup ulaon na masa di Punguan, hombar tu Adatna kecuali adong ulaon natung mansai ringkot situtu jala ingkon paboaon ma tu komisaris manag Pengurus.
3.Sude Anggota ingkon mandohoti Partangiangan ni Punguan si ganup bulan di jabu ni Anggota sesuai jadwal naung ditontuhon.
4.Sude Anggota boi mangajuhon pandapot manang usul dohot manjalo adat dohot
PASAL III
ULAON DOHOT KEGIATAN NI PUNGUAN
1.PANGOLI ANAK
Molo Pangoli anak sian Anggota ni Punguan Patupaon ma tumpak sian Punguan manang ganti ni Indahan godangna 2 (dua) tumba boras manang mararga Rp 20.000,-/ keluarga
2.PAMULI BORU
Molo muli boru ni Anggota mamboan tandokma sian Punguan songon Si pir ni tondi dua tumba boras molo di uangkon sarupamai gabe Rp 20.000,- .Jala buaton masian Kas godangna Rp 50.000,- laho Parsiulos,ima ulos ulos sian Punguan.
3.NA MONDING / MATUA
Molo adong na masa si songon on di Anggota ni Punguan borhatma punguan laho pasahathon anggaran naung pinatupani Punguan,alai molo diluar daerah do ulaon I dung mulak sian ulaon I ma dipasahat songonna manise nasida.Pasahatonma :
•Anggota Monding : 3 tumba boras manang Rp 30.000,-
•Ianakkon ni Anggota : 2 tumba boras manang Rp 20.000,-
•Natoras/Simatua ni Anggota : 2 tumba boras manang Rp 20.000,-

4.ULAON DILUAR DAERAH TOBA SAMOSIR
Molo Ulaon di luar daerah ,Utusan ma pinaborhat sian Punguan Jala Leanon ni Punguanma Transportna mararga Sakaleng Boras.Boi do borhat sude Anggota ni Punguan molo rade do Hasuhuton mananggung ongkos/biaya pardalanan 1 (sahali ) dalan.
5.ULAON NA ASING
Adongdo angka ulaon na so Mardalan Anggaran sian Punguan. Nang pe dipabotohon tu Punguan,jadi angka ulaon sisongon on sian pribadi nama parborhatna rupani :
•Sorang,tardidi,Mangkatindangkon Haporsean Anak ni Punguan
•Mandulo na marsahit apala naung renge pasahaton ni punguan ma songon par sijeruk
•Mangapuli manang manise.
6.PARHEPENGON DOHOT PARBOHALON
Taringot tu parhepengon dohot parbohalon ni punguan na gabe songon kas tangkas taboto nasian Anggota ido I tu Anggota, jadi ditontuhonma :
•Uang Pangkal : Rp 50.000,-/ Rumah Tangga (Anggota)
•Uang Iuran/bulan : Rp 5.000,-/ Rumah Tangga (Anggota)
•Parsuhian sian na muli boru ni Anggota
•Durung-durung tingki partangiangan.
Molo tung adong angka kegiatan na asing songon Arisan,sudei diluarni Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga na mai.


PANUTUP
Songoni ma Anggaran Dasar dohot Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) on di susun songon sada ojahan ni sude ulaon di Punguanta Punguan Toga Aritonang Boru Bere (PATOGARBE) on.
Jadi,songon nidok ni omputa sijolo-jolo tubu madohonon nami :
•Eme sitambatua ma parlinggoman ni siborok,
Amanta Debata silehon tua,saluhutma hita di parorot.
•Balintang ma pagabe,tumundalhon sitadoan,
Aritonang,Boru,Bere saut gabe molo marsipaolo-oloan
•Pir ma Pokki bahul-bahul Pansaloman,
Pir ma tondita saluhutna,tu tambana ma Pangomoan
•Sahat-sahat ni solu sahat ma tu Bontean ni tigaras,
Asi ma roha ni Tuhanta,leleng ma hita mangolu jumadi panggabean dohot parhorasan


Horas………..Horas………..Horas………..

Balige, 6 Maret 2011
Pengurus Harian,
PUNGUAN TOGA ARITONANG BORU-BERE (PATOGARBE)
SE- KECAMATAN BALIGE-LAGUBOTI TOBA SAMOSIR


Ketua, Sekretaris,


H.Simaremare R.Hutauruk
A.Triven A.

Minggu, 19 Desember 2010

LEBIH BERHARGA DARI SANDAL

"Karena Anak Manusia juga datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang." (Markus 10:45)
Ada sebuah SMS tentang anak hilang: Dicari, anak hilang dengan ciri-ciri rambut hitam agak ikal, kulit hitam, usia 7 tahun, ketika pergi menggunakan kaos merah, bercelana pendek kotak-kotak dan bersendal crocs kebesaran. Anda yang menemukan anak tersebut mohon segera memberi kabar karena sandalnya mau dipakai. Terima kasih...
Ah, saya sudah serius menyimak berita itu dari awal, ternyata hanya jokes belaka. Masakan sepasang sandal jauh lebih diperhatikan daripada anak hilang?

Tetapi jika mau jujur diperhatikan, faktanya memang demikian. Benda atau binatang kadang jauh lebih dihargai daripada manusia sebagai ciptaan yang paling luhur. Orang bisa stress jika kehilangan barang kesayangannya, tetapi datar-datar saja jika melihat anak jalanan kelaparan. Ada juga yang begitu bersedih hati berlebihan ketika binatang kesayangannya mati karena kecelakaan, tetapi bersikap biasa saja ketika melihat pengemis tewas kecelakaan di jalan.

Sahabat NK, kita perlu mengingat bahwa manusialah yang menjadi pusat rencana-Nya. Manusia jugalah yang menjadi obyek kasihNya jauh melebihi kasih-Nya terhadap ciptaan yang lain. Ia merelakan Yesus Kristus, Anak-Nya yang Tunggal, untuk mati bagi manusia, bukan untuk menebus yang lain.

Karena itu, ubahlah fokus belas kasihan kita yang mungkin keliru sementara ini dengan lebih menghargai benda/binatang melebihi jiwa yang terhilang. Doakan mereka yang terhilang dan selanjutnya mewujudnyatakan kasih Allah bagi mereka.