SELAMAT DATANG DI SMP NEGERI 2 BALIGE

SELAMAT DATANG DI SMP NEGERI 2 BALIGE "ANDA BERHARAP PERUBAHAN MAKA BEKERJALAH TIDAK SAMA DENGAN KEMARIN"

Selasa, 09 Agustus 2016

PROFIL SMP NEGERI 4 BALIGE KABUPATEN TOBA SAMOSIR















NAMA SEKOLAH         : SMP NEGERI 4 BALIGE 
ALAMAT SEKOLAH     : JL. KARTINI SOPOSURUNG BALIGE 
NO. TELP                       : 0632 – 21612/085297023294 
NO. FAX                          :  - 
E – MAIL                :  smpn4balige@yahaoo.com 
WEBSITE             : http://haposansimaremare.blogspot.com

Visi   :
         
” Terwujudnya Pendidikan Bermutu,Disiplin, Terampil, Ramah lingkungan, Kompetitif, Berprestasi dalam penguasaan IPTEK, Beretika, Menjunjung Estetika didasari iman dan Budi Luhur ”


Misi  :

1.      Melaksanakan pembelajaran, bimbingan dan konseling
2.  Melaksanakan pengembangan dan peningkatan mutu profesionalisme guru dan    kependidikan  lainnya
3.     Mengembangkan kemampuan berpikir logika,terampil mencintai lingkungan, memiliki minat dan  motivasi tinggi, menguasai IPTEK,Etika, Estetika dan prestasi dan olah raga
4.   Menerapkan managemen partisipatif untuk mendorong keberhasilan siswa masuk sekolah unggulan
5.      Etos kerja yang tinggi , sikap kompetitif,disiplin,toleran berwawasan lingkungan yang asri dan estetis.


MOTTO SMP NEGERI 4 BALIGE

BERKAT : Beriman, Edukatif, Rindang, Kualitas, Amanah,Toleran

A. IDENTITAS SEKOLAH
1. Nama Sekolah                                                :  SMP NEGERI 4 BALIGE
   Alamat ( Jalan/Kec/Kab/Kota )                   : Jl. Kartini Kecamatan Balige Kab Toba Samosir
    No.Telp                                                           : 0632-21612
2. Nama Kepala Sekolah                                   : HAPOSAN SIMAREMARE,S.Pd
    No.HP                                                              : 085297023294
3. Kategori Sekolah                                           : SBI/SSN/Rintisan SSN
4. Tahun Didirikan/Thn Beroperasi                 : Tahun 1952
5. Kepemilikan tanah/Bangunan                     : Milik Pemerintah/Yayasan/Pribadi/Menyewa/Menumpang
    a. Luas tanah/status                                       : 9.813,23 m3
    b. Luas bangunan                                           : 2449,459 m3
6. NSS (No. Statistik Sekolah)                           : 201070817036
7. NIS( Nomor Identitas Sekolah)                    : 10208505
8. NPSN( Nomor Pokok Sekolah Nasional )   : 200360               
9. Tipe Sekolah                                                   : A/A1/A2/B/B1/B2/C/C1/C2
10. Alamat Sekolah                                             : Jl. Kartini Soposurung Balige
                                                                               : Kecamatan Balige
                                                                               : Kabupaten Toba Samosir
                                                                               : Provinsi Sumatera Utara
11. No. Telepon                                                   : 0632 – 21612
12. Status Sekolah                                              : NEGERI
13. Nilai Akreditas Sekolah                               : A

B. DATA KESISWAAN
14. Data Siswa 5 ( lima ) tahun terakhir :

Tahun Pelajaran
Jumlah Pendaftar
( Cln siswa baru )
Kelas VII
Kelas VIII
Kelas IX
Jumlah
( Kls. VII + VIII + IX )
Jlh siswa
Jumlah Rombel
Jlh siswa
Jumlah Rombel
Jlh siswa
Jumlah Rombel
Siswa
Rombel
2012/2013
184 org
184 org
6 rbl
207 org
6 rbl
196 org
6 rbl
587 org
18 rbl
2013/2014
192 org
192 org
6 rbl
188 org
7 rbl
207 org
8 rbl
587 org
21 rbl
2014/2015
195 org
195 org
7 rbl
189 org
7 rbl
189 org
7 rbl
573 org
21 rbl
2015/2016
224 org
224 org
7 rbl
193 org
7 rbl
187 org
7 rbl
604 org
21 rbl
2016/2017
225 org
225 org
7 rbl
225 org
7 rbl
197 org
7 rbl
647 org
21 rbl

)
15. a. Data Ruang Belajar ( Kelas )

Kondisi
Jumlah ruang kelas asli (d)
Jml. Ruang lainnya yg digunakan untuk ruang kelas ( e )
Jumlah ruang yg digunakan untuk r. kelas( f )=(d+e)
Ukuran 7x9 m( a)
Ukuran > 63 m
( b )
Ukuran < 63 m
( c)
Jumlah
( d) = ( a+b+c)

Ruang Kelas

12

-

9

21
Jumlah : 1 ruang
Yaitu : 1.Lab. Bahasa

21

     b) Data Ruang Belajar Lainnya
    
Jenis Ruangan
Jumlah
( buah )
Ukuran
( p x l )
Kondisi *)
Jenis Ruangan
Jumlah
( buah )
Ukuran
( p x l )
Kondisi *)
1. Perpustakaan
1
13.5 x 8 m2
Baik
4. Lab/Media Kom
1
7 x 9 m2
Baik
2. Lab .IPA
1
13.5 x 9 m2
Kurang Baik
5. Ketrampilan
-
-
-
3. Lab Bahasa
-
         -
-
6. Kesenian
-
-
-

    c) Data Tenaga Pendidikan dan Tata Usaha
Tenaga Pendidik/ TU
Jumlah
Keterangan
Tenaga Pendidik/Guru (PNS)
34 org

Guru Tidak Tetap ( GTT )
5 org

Staf Tata Usaha
6 org


Kepala SMP Negeri 4 Balige

                                     
                                                                                                                                                 
 HAPOSAN SIMAREMARE,S.Pd
           PEMBINA TK I
NIP. 19700909 199702 1 001

Jumat, 05 Agustus 2016

Cara Mengukur Keberhasilan Pendidikan di Sekolah



Setiap orang tua berharap agar sekolah bisa memberikan pendidikan terbaik bagi anaknya, sehingga anaknya kelak akan menjadi orang sukses seperti yang diimpikannya. Namun, banyak orang tua tidak mengetahui cara mengukur apakah anaknya di sekolah mendapat pendidikan yang terbaik atau tidak.
Untuk itulah, orang tua perlu mengetahui indikator keberhasilan pendidikan di sekolah terhadap anaknya. Indikator itu sederhana saja; ia bisa tampak dari kebiasaan sehari-hari anak-anak. Asal kita cermat mengamati dan menanyakan pada anak, maka kita akan langsung bisa mengetahui keberhasilan pendidikan terhadap anak di sekolah.
Berikut cara mengenali tanda-tanda tersebut:
Pertama, semangat berkarya anak. Coba lihat anak-anak kita, apakah setelah belajar di sekolah, ia lalu aktif dalam berkarya. Misalnya, menulis, membuat prakarya, meriset, dan mempraktikan sains. Jika, iya, maka itu pertanda pendidikan di sekolahnya sangat baik, karena telah mampu menumbuhkan semangat berkarya anak-anak. Itulah semangat yang timbul dari pendidikan yang mampu memotivasi anak berkarya.
Jadi, sekolah dengan pendidikan terbaik, bukan sekolah yang membuat anak-anak kita gemerlap dengan nilai bagus, tetapi tidak dapat mengaktualisasikan ilmunya dengan karya. Pendidikan yang bagus adalah mendidikan yang mampu membuat anak termotivasi untuk mempraktikkan ilmunya dengan karya.
Kedua, efek psikologi-kognitif anak. Ya, pendidikan yang baik di sekolah adalah pendidikan yang mampu memberikan efek bagi anak, baik aspek kognitif, misalnya anak menjadi cerdas dan pintar. Atau efek psikologis, yaitu anak menjadi lebih baik dan bijaksana. Jika setelah sekolah anak-anak kita bertambah pintar dan baik, maka itu sekolah yang bagus. Anak-anak harus kita dukung untuk lebih giat belajar di sekolah itu.
Ketiga, dampak sosial. Artinya, setelah anak-anak bersekolah, anak-anak tidak hanya tambah baik dan pintar, tetapi lebih dari itu, anak menjadi lebih bermanfaat bagi orang lain, keluarga, atau masyarakat. Anak-anak lalu berperan aktif dalam kehidupan sosialnya, sehingga memberikan dampak dalam kehidupan sosial.

Empat orang Siswa-siswi SMP Negeri 4 Balige Ikut Jambore Nasional di Cibubur.

Balige, Bupati Toba Samosir (Tobasa) Ir. Darwin Siagian bertindak sebagai Pemimpin Upacara Pelepasan Peserta Jambore Nasional Gerakan Pramuka Ke- X di Cibubur dari Kwarcab Pramuka Tobasa, bertempat di Halaman Kantor Bupati Tobasa, Kamis (4/8). Drs. Audi Murphy Sitorus, SH., M.Si bertindak sebagai Ketua Kwarcab Pramuka Tobasa dalam laporannya mengatakan bahwa Kwarcab Pramuka Tobasa akan mengirimkan 32 orang pramuka penggalang, empat orang kakan pembimbing, dan 4 orang kakak pembina untuk mengikuti acara Jambore Nasional ke X Tahun 2016 di Cibubur Jakarta yang akan berlangsung tanggal 14 s.d. 21 Agustus 2016. Kegiatan Jambore Nasional Gerakan Pramuka lanjut Murphy Sitorus yang menjabat sebagai Sekretaris Daerah Tobasa menjelaskan tujuan Jambore Nasional Gerakan Pramuka Tahun 2016 untuk membentuk watak, meningkatkan sikap kemandirian, keterampilan, persatuan dan kesatuan Pramuka Penggalang serta komitmen terhadap penghayatan dan pengamalan Kode Kehormatan Pramuka yaitu Trisatya dan Dasadarma. Sementara Bupati Tobasa Ir. Darwin Siagian dalam bimbingannya mengatakan kepada seluruh peserta agar dapat meningkatkan kepribadian yang meliputi watak, keterampilan, sikap persatuan dan kesatuan. Menjaga nama baik Kabupaten Tobasa, dan menghayati pengamalan kode kehormatan pramuka yakni Try Satya dan Dasa Darma. Dan manfaatkan sejarah ini dalam hidupmu, karena adik-adik telah beruntung satu kali selama hidupmu. “Saya berharap agar setelah mengikuti Jambore Gerakan Pramuka Nasional pada adik-adik dapat menjadi contoh atau taudan di dalam keluarga dan lingkungannya masing-masing. Dan menjungjung tinggi tingkah laku yang ada pada dasa darma” tegas Bupati Darwin. Turut hadir dalam upacara ini, Wakil Bupati Tobasa Ir. Hulman Sitorus, Sekretaris Daerah Tobasa Drs. Audi Murphy Sitorus, Kepala Dinas Pendidikan Lalo Simanjuntak, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sandy Sibuea, S.Pd, Kabag Humas Albert Sidabutar, Kakan Sat Pol PP Elisber Tambunan, mewakili Dishubkominfo Sesmon TB. Butarbutar, para kepala sekolah dan orang tua masing-masing peserta Jamnas dan tamu undangan lainnya. (BidangKominfo/stb)

Rabu, 13 Juli 2016

orang tua mengantar anak menuju ke sekolah barunya masing-masing.

 Tahun ajaran baru pendidikan sekolah tahun 2016-2017 dimulai Senin (18/7) pekan depan. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan mengimbau orang tua mengantar anak menuju ke sekolah barunya masing-masing.

"Orang tua dan sekolah itu keduanya institusi pendidikan. Kemitraan ini harus kuat. Hari pertama itu awal perjalanan panjang baik SD, SMP, SMA, SMK bagi anak. Karena sepertiga harinya anak di sekolah," kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan di Kantor Kemendikbud, Jakarta, Senin (11/7/2016).

Dikatakan Anies, gerakan mengantar anak ke sekolah di hari pertama merupakan cara orang tua dan pihak sekolah untuk saling membangun komunikasi. Dengan begitu, kata Anies, orang tua pun dapat sepenuhnya mempercayakan sang anak saat belajar di lingkungan sekolah.

"Jadi bukan melepas di gerbang. Tapi kita ingin mereka interaksi dengan guru, kepala sekolah, wali kelas," ucap dia.

Bagi pihak sekolah, dia melanjutkan, ketika bertemu dengan orangtua siswa, harus aktif berkomunikasi dengan guru dan pihak sekolah lainnya. Ditambahkannya, pihak sekolah juga harus meminta sejumlah informasi kepada orang tua seputar kepribadian atau hal-hal yang bisa menjadi masalah untuk anak.

"Untuk guru kita ingin mereka menyambut orang tua. Kenalan. Minta kontak informasi. Jelaskan rencana pembelajaran di sekolah ke depan. Minta masukannya dan minta jelaskan hal yang harus diperhatikan untuk anak bapak ibu itu," ujar Anies.

Anies menambahkan, adanya orang tua yang menyempatkan diri datang ke sekolah bersama sang anak, tentu akan menjadi pengalaman yang berkesan. Anak akan bertambah rasa percaya dirinya dan tentu orang tua juga dapat melihat bagaimana lingkungan sekolah maupun kelas yang akan ditempati si anak.

"Hari pertama menjadi momen penting kedua institusi ini berinteraksi. Tentunya akan menjadi pengalaman berkesan bagi si anak. Mari buat pengalaman yang berkesan bagi anak-anak kita. Diantar ke sekolah," terang Anies

Anies pun berharap kepada institusi yang ada di tanah air memberikan sedikit ruang bagi para orang tua, untuk mengizinkan mereka mengantar anak ke sekolah sebelum nantinya kembali bekerja.

"Saya juga minta kepada institusi agar mengizinkan orang tua mengantar anak ke sekolah dulu. Setelah itu mereka baru berangkat kerja," ungkapnya.