SELAMAT DATANG DI SMP NEGERI 2 BALIGE

SELAMAT DATANG DI SMP NEGERI 2 BALIGE "ANDA BERHARAP PERUBAHAN MAKA BEKERJALAH TIDAK SAMA DENGAN KEMARIN"

Selasa, 13 Desember 2011

MENJADI PEMENANG   :BERTANDING DENGAN GIGIH

Menjadi Pemenang: Bertanding Dengan Gigih
Tidak tahukah kamu, bahwa dalam gelanggang pertandingan semua peserta turut berlari, tetapi bahwa hanya satu orang saja yang mendapat hadiah? Karena itu larilah begitu rupa, sehingga kamu memperolehnya!” 1 Korintus 9:24
Rasul Paulus merupakan rasul yang luar biasa dipakai oleh Tuhan untuk memberitakan injilNya. Begitu banyak hikmat yang luar biasa Tuhan berikan melalui Paulus. Salah satunya adalah hikmat tentang bagaimana seorang olahragawan bertanding dengan begitu rupa.
Olahragawan atau yang kita kenal dengan sebutan atlit, bertanding dengan begitu gigihnya untuk dapat meraih kemenangan. Sang atlit tidak akan menyerah hingga pertandingan usai. Selama pertandingan masih berlangsung, maka dia akan mengerahkan berbagai macam upaya dan segala teknik yang dimilikinya agar dapat menang.
Sang atlit akan memaksimalkan tenaga dan energi yang dia miliki agar pertandingan yang dia jalani dapat berjalan dengan baik. Bahkan dia akan sangat ‘ngotot’ agar dapat meraih kemenangan. Menjadi juara adalah suatu posisi yang sangat diidam-idamkan oleh atlit. Dan jika sang atlit dapat menjadi juara, dia memperoleh prestise dan kebanggaan yang tak ternilai harganya.
*courtesy of PelitaHidup.com
Selama waktu belum habis, maka sang atlit akan terus bertanding dengan gigih. Bahkan jika dalam posisi ketinggalan-pun dia akan berusaha dengan berbagai upaya agar dapat menyaingi dan mengalahkan lawannya.
Untuk medali/piala-lah sang atlit akan berjuang dengan maksimal, sehingga dia dapat pulang membawa tanda kemenangannya yaitu piala yang diraihnya.
Kegigihan yang dimiliki sang atlit/olahragawan inilah yang harus kita miliki juga sebagai seorang pengikut Kristus.
*courtesy of PelitaHidup.com
Berbagai rintangan apapun yang menghadang, berbagai upaya apapun yang dilakukan oleh lawan kita yaitu si iblis untuk mengalahkan kita, kita harus tetap gigih berjuang dan memenangkan pertandingan ini.
Jika kita jatuh dalam satu titik, maka kita harus bangkit kembali. Kita tidak boleh menyerah hanya karena satu kekalahan dalam langkah kita. Kita harus berani bangkit kembali dan terus bertanding untuk memenangkan pertandingan.
*courtesy of PelitaHidup.com
Tidak ada kata selesai atau menyerah selama kita masih hidup di dunia ini. Karena selama masih hidup, maka kita masih harus terus bertanding.
Bagai sang atlit, saat kita tertinggal atau dalam posisi kalah, kita tidak boleh patah semangat. Kita tidak boleh berhenti di titik tersebut, karena pertandingan belum selesai. Kita harus bangun, berlari dan merebut kembali kemenangan itu.
Dalam posisi menang-pun kita juga tidak boleh lengah, karena lawan selalu mengintai di belakang kita. Sekali saja kita lengah, maka kita akan dengan mudah dikalahkan oleh lawan.
Dan satu-satunya kekuatan bagi kita untuk dapat memenangkan pertandingan adalah dengan mengandalkan Yesus dalam setiap pertandingan yang kita jalani.
*courtesy of PelitaHidup.com
Arahkan mata kita hanya kepada Yesus, karena Dialah yang akan menuntun kita, memberi kita kekuatan, memberi kita kemahiran dalam bertanding, memberi kita jalan keluar untuk dapat memenangkan pertandingan yang kita jalani.
Ibarat pelatih yang senantiasa memberi arahan dan mengajarkan bagaimana sang atlit dapat memenangkan pertandingan, maka hanya dalam Yesus-lah kita dapat memperoleh hikmat untuk dapat menjadi pemenang. Dia sendiri yang akan mengajar kita untuk bertanding dengan baik untuk memperoleh mahkota yang telah Dia siapkan bagi kita.
Jangan menyerah, karena pertandingan belum berakhir. Jangan berhenti, karena masih ada harapan. Jangan takut, karena lawan kita tidak lebih baik dari kita. Jangan kuatir, karena kita akan mendapat kekuatan baru untuk bangkit. Dan ada Yesus yang dapat menjadikan kita sebagai ‘atlit’ yang mahir dan siap menjadi pemenang serta menerima piala kemenangan.Amin

MENJADI ORANG BERSEMANGAT DAN OPTIMIS MENGHADAPI MASALAH



Orang yang bersemangat dapat menanggung penderitaannya, tetapi siapa yang akan memulihkan semangat  yang patah?” Amsal 18:14


Beragam persoalan bisa menimpa siapa saja. Entah orang kaya atau miskin, tua atau muda, setiap orang  selama hidup di dunia ini selalu berhadapan dengan berbagai persoalan. Setiap orang, terlepas dari status sosial, pendidikan, profesinya, dan bahkan sebagai hamba Tuhanpun tidak terluput dari yang namanya pergumulan atau persoalan. Manusia harus berhadapan dengan masalah selama hidup di dunia ini. Setiap orang tentunya memiliki persoalan yang berbeda-beda.

Kita tidak boleh menyerah, walau badai apapun yang sedang menerpa. Sebab pencobaan yang kita alami tidak pernah melebihi kekuatan kita, seperti yang disebutkan dalam Firman Tuhan.

Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan keluar, sehingga kamu dapat menanggungnya” 1 Kor 10:13
Allah itu baik. Dia sahabat kita, dalam segala susah Dia selalu datang menghibur. Biasanya ada beberapa hambatan-hambatan dalam meraih sebuah keberhasilan adalah antara lain, sikap yang putus asa, patah semangat, menyerah, keinginan untuk mundur, dan lain sebagainya.  Kalau sikap seperti ini dibiarkan akan membuat seseorang itu  menjadi frustrasi, dan tetap tinggal dalam masalahnya.  Dalam  menghadapi setiap masalah, kita membutuhkan sebuah semangat untuk berjuang dan bangkit, dengan pertolongan Tuhan agar kita sampai pada tujuan yang diinginkan.

Dalam cerita di Alkitab kita dapat melihat sebuah kondisi yang mengisahkan seseorang yang tidak lagi bersemangat dalam hidupnya, yaitu kisah nabi Elia. Keberhasilan Elia membunuh 450 orang nabi baal seorang diri membuat Izebel marah dan bermaksud membunuhnya. Mendengar berita itu, larilah Elia untuk menyelamatkan diri, ia dalam ketakutan, putus asa dan patah semangat. Ia lari ke gunung Horeb untuk bersembunyi.
Allah tidak tinggal diam, Ia tetap memperhatikan Elia yang sedang patah semangat itu. Ia membiarkan Elia istirahat dan tertidur, kemudian Allah mengirim malaikatNya untuk memberi makan Elia. Allah juga datang  untuk memberikan semangat kepadanya dan memperkuat imannya di gunung Horeb itu. Allah sesungguhnya  tidak akan meninggalkan nabi ataupun umat-Nya yang setia.
Ketika anak-anak Tuhan putus asa dimanapun mereka berada, melalui Yesus Kristus mereka dapat memohon kepada Allah, untuk menerima kekuatan dan semangat agar mampu menghadapi situasi.
Orang yang bersemangat adalah orang yang tidak mau menyerah, dan tidak mau terpengaruh oleh keadaan, sekalipun hal itu kurang baik. Tindakan/perbuatannya tidak ditentukan atau dipengaruhi oleh keadaan.  Mengapa demikian ? Karena, ia memiliki  target dan tujuan yang ingin dicapainya. Orang yang bersemangat akan tetap optimis, mereka percaya karena bersama dengan Allah akan mampu untuk menghadapi setiap kesukaran.
Kalau kita berani bertindak lakukan sesuatu kebenaran, Tuhan pasti menolong, Tuhan juga pasti membela FirmanNya. Jadi, jangan takut, hadapilah setiap persoalan, jangan lari, Tuhan memberi kekuatan agar kita dapat meraih keberhasilan.
Saudara terkasih....jangan hakimi temanmu...jangan marah marah...dukung dia...kalau dia salah tegur dia...nasiahati dia...dan jangan lupa utk mendoakannya....percayalah jika dengan benar dan dengan iman engkau mendoakannya maka engka juga akan menerimanya sama halnya dengan yg engkau doakan itu....salam damaiku utk kita semua.Selamat menjelang Natal 25-26 Desember 2011 dan Tahun Baru  1 Januari 2012 Tuhan Yesus memberkati kita semua.Amin